
Jember Hari Ini – Korban meninggal dunia akibat dugaan konsumsi minuman keras oplosan di Kabupaten Jember kembali bertambah. Hingga Selasa (30/12/2025), total korban meninggal mencapai enam orang. Empat korban diantaranya meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember.
Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medik RSD dr. Soebandi, Triwiranto, mengatakan, korban meninggal pertama berinisial MN dibawa ke RSD dr. Soebandi pada 28 Desember 2025 sekitar pukul dua siang, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Selanjutnya, dua pasien lainnya berinisial MS dan SN masuk ke rumah sakit pada 29 Desember. Keduanya sempat mendapatkan perawatan medis, namun tidak sampai 24 jam kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Korban keempat berinisial H masuk ke RSD dr. Soebandi pada Selasa (30/12/2025) pagi dalam kondisi kritis dan meninggal dunia pada malam harinya.
Sementara itu, berdasarkan data kepolisian, dua korban lainnya meninggal di luar RSD dr. Soebandi. Korban berinisial PT meninggal pada 28 Desember dan jenazahnya dibawa ke Bali. Sedangkan korban berinisial AM meninggal dunia pada 29 Desember 2025.
Triwiranto menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan analisa sementara, keempat pasien yang dirawat di RSD dr. Soebandi mengalami gangguan berat pada fungsi organ tubuh, seperti liver dan ginjal yang diduga kuat akibat konsumsi minuman keras dalam dosis tinggi. Meski telah ditangani sesuai prosedur kegawatdaruratan, termasuk pemberian cairan, obat-obatan, dan oksigen, nyawa para korban tidak tertolong. (Rusdi)
