
Jember Hari Ini – Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Jember selama beberapa jam menyebabkan banjir di Dusun Kepel, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Selasa (13/01/2026). Genangan air merendam sedikitnya dua RT, yakni RT 2 dan RT 3 RW 25, dengan ketinggian air bervariasi antara selutut hingga sepaha orang dewasa.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan, hujan mulai turun sejak pukul 16.00 hingga 19.00 WIB dengan intensitas cukup tinggi. Kondisi tersebut mengakibatkan air meluap dan menggenangi permukiman warga.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember bersama sejumlah relawan, termasuk relawan brandal alas, langsung melakukan penanganan di lokasi. Petugas melakukan pemantauan serta mengevakuasi warga yang dinilai membutuhkan penanganan khusus.
Menurut Edy, di salah satu rumah warga terdapat lansia dan seorang bayi berusia 11 bulan yang sempat terendam banjir hingga setinggi paha. Beruntung, posisi rumah berada di lokasi yang relatif lebih tinggi sehingga masih dalam kondisi aman. Hingga malam hari, hujan telah reda dan petugas masih menunggu genangan air surut sepenuhnya.
BPBD Jember menduga banjir dipicu jebolnya sabuk gunung di wilayah grintingan. Kondisi tersebut menyebabkan banjir kerap terjadi hampir setiap tahun di kawasan tersebut. Oleh karena itu, Edy meminta perhatian dari instansi teknis terkait, termasuk perhutani, untuk melakukan penanganan jangka panjang.
Selain itu, BPBD juga mengimbau warga agar meninggikan pondasi rumah, terutama bagi bangunan yang berada di wilayah rawan banjir. Sebab, rumah dengan pondasi rendah berpotensi tergenang air setinggi 50 hingga 75 cm, bahkan lebih dari satu meter. (Ulil)
