Angin Kencang Terjang Jember, 5 Kecamatan Terdampak dan 7 Orang Terluka

Evakuasi pohon tumbang yang terjadi Sabtu kemarin.

Jember Hari Ini – Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Sabtu (24/01/2026). Peristiwa cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga, pohon tumbang, hingga korban luka ringan di beberapa kecamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat, angin kencang berdampak pada 5 kecamatan dan 7 desa. Sebanyak 7 warga dilaporkan mengalami luka-luka, sementara kerusakan bangunan meliputi satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak ringan.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menyampaikan, kejadian angin kencang berlangsung secara tiba-tiba sekitar pukul 04.30 WIB. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah pohon tumbang ke arah badan jalan serta menimpa rumah warga. Pohon tumbang menyebabkan akses jalan sempat terganggu dan beberapa bangunan warga mengalami kerusakan. Namun, dia menyebut saat ini kondisi sudah aman dan terkendali.

Di Kecamatan Tanggul, tepatnya Desa Darungan, satu rumah milik warga bernama Buami (86) mengalami kerusakan kategori sedang. BPBD Jember telah menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak.

Sementara itu, di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, angin kencang mengakibatkan enam warga mengalami luka ringan akibat tertimpa atau terkena material. Camat Ledokombo, Nino Eka Doni, memastikan korban luka telah mendapatkan perawatan medis, sebagian di Puskesmas Pembantu setempat.

Dampak serupa juga terjadi di Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, di mana pohon tumbang menutup jalan dan menimpa kabel PLN serta jaringan wifi. Di Kecamatan Silo, tepatnya Desa Sidomulyo dan Desa Sempolan, beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga berat. Satu warga di Desa Sempolan bahkan mengalami patah tulang tangan kanan dan sempat dirawat di Puskesmas Silo 1 sebelum kembali ke rumah.

Di Kecamatan Balung, angin kencang berdampak di Desa Karangsemanding dan Desa Tutul. Selain pohon tumbang yang menutup jalan, satu rumah warga rusak ringan serta dua ruang kelas SD Nuris Karangsemanding mengalami kerusakan sedang.

BPBD Jember memastikan seluruh pohon tumbang yang menghalangi jalan raya telah dievakuasi. Arus lalu lintas di wilayah terdampak kini kembali normal, dan penanganan darurat terus dilakukan hingga sore hari. Hingga saat ini tim BPBD masih melakukan asesmen lanjutan, termasuk perhitungan kerugian melalui Jitupasna.

Dalam penanganan bencana ini, BPBD Jember melibatkan berbagai unsur, diantaranya Tagana Dinas Sosial, PLN UP3 Jember, Muspika, relawan kebencanaan, serta masyarakat setempat.

BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang, serta memperhatikan kondisi pohon-pohon yang berisiko tumbang. Pihaknya juga merekomendasikan agar instansi terkait melakukan pemangkasan pohon rawan guna mencegah kejadian serupa. (Ulil)

Comments are closed.